Dinda biasa aja saat mengetahui orang yang membullynya itu merupakan Kirana sahabat Dinda sendiri. Dinda jadi jijik menganggap Kirana sahabat nya. Dinda sudah curiga kalau Kirana yang melakukan nya. "Kenapa kalian begitu yakin, kalau Kirana itu yang akan duduk di bangku kantin yang sudah kalian rencanakan?" Tanya Dinda kepada Ferel dan Devan sambil menunjuk kearah Kirana yang sedang menahan malu diketawain sama murid di kantin. Mendengar pertanyaan Dinda Ferel dan Devan saling tatap. Flashback on Habis dari kelas Dinda. Ferel dan Devan menuju kepakiran dan membahas rencana mereka. "Gue akan hubungi teman sebangku Dinda itu" pendapat ferel. "Sebenarnya gue dari dulu tidak suka dengan teman sebangku Dinda itu, tetapi Dinda aja yang bodoh tidak tau mana teman yang munafik, untung seka

