Bab 10

1217 Words

Sekarang mungkin kita di bawah tetapi tidak tau akan nasib kita untuk waktu selanjutnya. Yang penting kita harus berdoa dan berusaha ************* Setelah memberikan kue itu pada Refan. Dinda langsung menuju kantin untuk makan siang. Sesampainya Dinda di kantin Dinda melihat orang-orang sekitarnya sedang berbisik dengan menatap tajam kerahnya. Dinda yang mendengar dan melihat orang yang menatapnya jadi merasa aneh. Dinda pun melihat kedirinya sendiri, dan Dinda nggak ada merasa aneh tentang dirinya sendiri, kayak biasa aja pikir Dinda. kecuali wajah Dinda yang ditumbuhi jerawat besar-besar sudah kempes saat perawatan kemaren, bukannya itu bagus pikir Dinda lagi. Teman Bara yaitu Alwi dan Arkan menghampiri Dinda dengan membawa selembar kertas. Dinda yang tau bahwa kertas yang ada dit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD