Chapter 5

810 Words

Liciknya Johan "Wulan buka pintunya! Buka cepat!" Ketukan dan teriakan Mas Johan itu, sontak membuatku terbangun dari tidurku yang baru beberapa saat itu. "Buka segera, atau ku dobrak pintu kamar ini!" teriaknya lagi. Dengan malas aku pun membuka pintu, daripada terus mendengar teriakannya itu. "Apaan sih ganggu orang tidur saja!" ucapku. "Kamu ini mau jadi istri macam apa? Berani sama suami! Durhaka sama suami!" teriaknya. "Ingat ya, sejak kamu ketahuan selingkuh, aku sudah tak mengangapmu suami lagi!" Kupelototkan mataku kearahnya. "Kurang ajar sekali kamu ini! Sampai kapanpun kamu tetap istriku, dan aku tak akan pernah menceraikanmu!" katanya sambil berusaha melayangkan tanganya padaku, namun berhasil ku halau. "Jangan macam-macam kamu Mas! Jika sampai tanganmu itu menyentuhku,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD