Elmer A Lil Talks

1016 Words

    Aku berusaha membaca tulisan pada buku tugas yang kupegang. Keningku sampai mengkerut. Aku melepas kacamata untuk mengucek mata supaya tulisan tangan ini terlihat lebih jelas.    Namun tulisan-tulisan itu tetap terlihat tidak jelas.     Tadinya kupikir kadar plus mataku bertambah.     Tapi tidak ....     Ini karena tulisan tangan Harland yang memang terlalu 'rapi dan cantik' sampai-sampai tak terbaca oleh mataku ini.     "Kenapa, sih, Ga?" Harland terheran-heran. "Kok muka kamu keliatan kecut banget? Mirip bau keteknya Mohan! .... Aduh ...."     Harland mengaduh karena mendapat auto-tempeleng dari Kian. Padahal Mohan yang jelas-jelas dikatai secara terang-terangan, terlihat biasa-biasa saja.     "Sekecut-kecutnya ketek Mohan, masih kecutan ketek lo, Mas!" Kian sampai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD