Chapter 15

1180 Words

Bagian 14 Fatih hanya bisa menatap kepergian Zaskia tanpa usaha untuk mencegahnya pergi. Dia terus memperhatikan gadis itu yang sempat menoleh saat sampai di dalam mobil. Rasa penasaran mulai menyerang ketika mobil itu masih juga belum melaju. Segera dibukanya aplikasi tracking yang tadi diunduh. Pada kamera sisi belakang dan depan hanya terlihat gelap, sepertinya ponsel itu ditaruh di dalam tas. Sayup-sayup Fatih dapat mendengar suara isakan tangis. Akhirnya, dia tahu bahwa Zaskia yang selalu terlihat kuat itu ternyata memiliki hati yang rapuh. Lelaki itu memejamkan mata, merasakan seolah ada sesuatu yang tertahan di tenggorokan. Hatinya ikut nelangsa. “Maafkan aku, Zas!” lirihnya. Sejujurnya, Fatih ingin sekali menghampiri untuk menyeka air mata gadis itu. Namun, dia terpaksa harus b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD