Roh petinggi

1268 Words

"Dimana aku tempat ini, kenapa sangat terang"aku melihat tempat dengan kubus melayang. "Lama tidak bertemu tuan pahlawan "aku mendengar suara yang tampak familiar. "Kalian"aku terkejut melihat dua petinggi yang telah aku bunuh. "Wahhh, kerennya aku mati di tangan pahlawan terkuat"marluxia beteriak dengan pipi merona. "Aku bahkan di tembak sampai kepalaku hancur, tapi kenapa kau memainkan kepalaku huh"wajah kesal veria. "(Mereka berbicara apa?) "aku dengan tatapan datar. "Woi kau dengar "mereka berdua serempak. "Hem, anu kenapa kalian bisa berada disini "aku mengangkat tangan kananku. "Huh, bagaiamana bilangnya sepertinya 1/4 roh kami masuk ke dalam tubuhmu"marluxia duduk di kursi yang langsung muncul. "Bisa di bilang, kau pengendali roh jadi ke intinya saja"wajah serius veria. "T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD