20. Kedatangan Tamu

1043 Words

"Tapi, kamu juga harus bersabar karena aku belum bisa memberikan nafkah batin bagimu." "Kenapa, Mas?" Tentu saja aku penasaran. Bora bilang, tak ada pria yang bakal menolak hal seperti itu. Tapi, kenapa Mas Bejo berbeda? Bahkan dia sama sekali tidak tertarik kepadaku. "Karena aku belum siap. Aku belum bisa menyentuhmu." Mas Bejo hanya menunduk. Pria di depanku ini benar-benar tidak seperti pria yang sering diceritakan Bora. Aku semakin berambisi untuk menaklukkannya. "Apa Mas Bejo benar-benar tidak tertarik padaku?" Tiba-tiba aku merasa insecure dengan diriku sendiri. Wanita seperti apa yang bisa menaklukkan lelaki seperti Mas Bejo? Kudengar helaan napas keluar dari mulutnya. Sefrustasi itukah dia mendengar pertanyaanku? "Bukan itu. Kamu begitu cantik dan menarik, tapi ...." Berart

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD