24 (end).

1097 Words

Usia kandungan Rania sudah memasuki 9 bulan, ia tetap mengunjungi Ran, meskipun perutnya sudah besar sekali. Hanya tinggal menunggu beberapa minggu lagi, untuk prose lahiran, menurut analisa dokter. Dokter dan para suster, berhamburan masuk ke ruangan Ran, begitu juga mertuanya yang datang dengan buru-buru dan tergesa-gesa. Rania juga ikutan masuk, dokter memeriksa keadaan Ran, dan tak lama dokter tersebut menyuruh para suster mencabut, semua peralatan yang ada di tubuh Ran. Rania syok dan panik, "tidak dokter, ku mohon jangan suster." ucap Rania berusaha menghalangi suster yang ingin melepaskan peralatannya. "Mama, papa, tolong bilang pada mereka semua! untuk jangan mencabut alat yang ditubuh Ran." Abi dan Winny hanya bisa bungkam. Rania merasa ada yang aneh. "jangan bilang kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD