Rania menunggu Aldino di cafe biasa, sudah lama Rania menunggu, namun tak kunjung juga Al datang. tambah lagi di luar sedang turun hujan, pasti makin bakal lama Aldino datangnya, tidak apa-apa lah Rania akan tetap menunggu. Pesanan kopi panas Rania pun datang, ia tersenyum pada pelayan yang mengantarkan pesanannya. Rania duduk menghadap ke arah luar, hingga matanya menangkap 2 orang berbeda jenis kelamin, berlari kecil sambil tangannya memegang sebuah jaket. Mereka sangat romantis sekali, ditengah hujan begini, Rania terus menatap 2 orang itu, yang ternyata murid SMA. Betapa perhatiannya pemuda SMA itu, pada teman wanitanya, mungkin saja mereka berpacaran, Rania tersenyum sendiri melihatnya. "Maaf, aku terlambat!" Rania menoleh ke arah suara yang datang tiba-tiba. "iya, tidak apa-a

