Raka mendekati Viona. Kemudian ia menggenggam jari jemari wanita itu dengan erat. Ya. Orang yang menyahut pembicaraan mereka tadi adalah Raka. Ia bisa berada di sini karena dihubungi oleh Alda. Kebetulan ia sedang berada di suatu tempat yang tidak jauh dari Cafe ini, jadi ia bisa langsung menyusul ke sini begitu Alda menghubunginya. “Maaf kalau udah bikin lo banyak berharap. Dari dulu udah gue tegasin, kalau gue udah punya kehidupan sendiri yang nggak bisa diganggu sama siapapun. Kalau lo tetap maksa buat masuk ke kehidupan gue, lo bakal terluka sendiri. Sejauh apapun lo melangkah, lo nggak bakal bisa dapetin gue lagi. Cinta gue udah habis di Viona. Jadi tolong, jangan melakukan hal yang sia-sia. Lo berhak bahagia, lo berhak punya kehidupan di masa depan, lo berhak dicintai orang yang

