“Vi, nongkrong ke warung Nyak Sumi, yuk,” ajak Shafa. Jam pertama di kelas mereka baru saja selesai. Dan saat ini, jadwal pembelajaran kosong sampai jam dua belas. Karena masih ada waktu selama tiga jam sebelum mengikuti kuliah umum, jadi Shafa mengajak mereka untuk bersenang-senang dulu. Beberapa temannya ada yang memilih pulang ke kosan, karena kalau menunggu selama tiga jam di kelas, mereka akan bosan. “Gue nggak ikut boleh, kan?” tanya Sinar. “Mau ngapain lo di kelas?” tanya Shafa balik. “Tidur. Ngantuk banget gue,” jawabnya. “Udah lah, ayo ikut aja. Nanti tidur di warung Nyak Sumi,” sahut Viona. “Kagak bisa lah, cuy. Di sana berisik.” “Lah, di kelas malah lebih parah berisiknya. Lo nggak bakal bisa tidur selama ada mulut toa Samuel,” ujar Shafa. Tak mau berdebat lagi,

