Matahari pagi mulai menyusup masuk melalui celah- celah jendela kamar pasangan suami istri yang baru saja halal. Tirai jendela yang menyibak karena tertiup hembusan angin di pagi hari itu nyatanya tak mampu mengusik tidurnya pasangan tersebut. Di balik selimut yang sangat tebal itu, tubuh polos Viona didekap oleh Raka dengan sangat erat, membuatnya tidak bisa bergerak ke mana- mana. “Engghh ....” Viona menggeram seraya berusaha melepaskan tubuhnya dari dekapan Raka. Perlahan matanya mulai mengerjap, mengumpulkan kesadarannya agar bisa terbangun sempurna. Kemudian ia mendongakkan kepala, menatap seseorang yang masih tertidur di sampingnya sambil memeluk tubuhnya. Dan entah kenapa ia malah terkejut saat melihat wajah Raka, mungkin ia lupa jika sudah mempunyai suami. Seolah baru saja me

