18. Ketulusan Seorang Sahabat

992 Words

Tisha tampak berjalan dengan lesu dan lelah ketika menyusuri jalan setapak menuju tempat tinggalnya. Setiap hari menjalani aktivitas sekolah sambil bekerja tentu membuat fisiknya terkadang mencapai ambang batas kekuatan. Hampir setiap hari ia selalu melihat sinar rembulan ketika berjalan pulang menuju kost-annya. Saat ini Tisha merasa tak sanggup lagi berjalan dan hanya duduk bersandar di jalanan. Menatap kosong jalan setapak dihadapannya dan hanya mengatur nafas. Walaupun Tisha merasa lelah dan muak dengan rutinitasnya, ia tetap harus bertahan dan hidup. Ia mengumpulkan sisa tenaga yang ada dan mulai melangkahkan kaki kembali. Berjalan menuju kostan miliknya yang sebenarnya sudah tak jauh lagi. "Hoi! Ngelamun aja." Tisha langsung menoleh ke arah sumber suara yang cukup membuatnya ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD