15. Membuka Diri

1086 Words

Marlene dan Kayla berdiri terpaku didepan kamar kostan Tisha. Mereka menatap tak percaya pemandangan yang ada dihadapannya kini. Kamar kostan Tisha benar-benar sangat kecil. Bahkan lebih kecil dari ukuran kamar mandi rumah mereka. Kasurnya terletak diatas lantai, tanpa ranjang. Kamar itu juga menjadi satu dengan dapur dan tempat cuci piring. Toilet yang ada di kamar itu juga sangat kecil dan hanya dilengkapi closet jongkok. Kayla memicingkan mata ketika melihat closet itu. Seumur hidupnya ia tidak pernah menggunakan closet jongkok. Toilet itu juga hanya menggunakan ember sebagai penampungan air. Kayla dan Marlene tampak tak percaya dengan kondisi kamar kostan Tisha. Kamar pembantu mereka bahkan lebih bagus daripada ini. Giovanni melirik ke arah Tisha. Wajah Tisha tampak muram dan sedih.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD