ke rumah rangga

383 Words
pagi hari yang cuacanya sangat cerah Fara bersiap- siap untuk pergi ke rumah rangga untuk memenuhi janjinya menemui Tantri dan deni.sebelum berangkat Fara mengabari Rangga terlebih dahulu dengan mengirimkan pesan. (kak sekarang Fara mau berangkat kesitu) (iya hati- hati di jalan sayang, kita menunggumu). balasan Rangga setelah mengirimkan pesan ke Rangga, Fara beranjak pergi menuju garasi untuk menaiki sepeda motornya. Fara melajukan sepeda motornya dengan kecepatan sedang.sebenarnya di dalam perjalanan perasaan Fara sangat tidak tenang. Fara merasa takut jika ketemu Rangga nanti. Fara sangat takut dengan perlakuan Rangga terhadapnya. Rangga memang sangat terobsesi terhadap fara.setelah beberapa menit Fara menempuh perjalanan, kini Fara sudah berada di halaman rumah rangga dan memarkirkan sepeda motornya di teras rumah. Fara mengetuk pintu tok...tok...tok..!!! assalamualaikum salam Fara sambil mengetuk pintu. waalaikumsalam sahut dari dalam rumah. tidak beberapa lama pintu terbuka dan Fara di sambut oleh bundanya Rangga. mari silahkan masuk nak Fara sedari tadi Tantri dan Deni sudah menunggu kedatanganmu nak. Fara masuk ke dalam rumah dan di sambut pelukan hangat Tantri dan Deni. setelah melepas pelukan dari Tantri dan Deni, bunda Rangga mempersilahkan Fara untuk duduk di ruang keluarga. Rangga yang baru keluar dari kamarnya langsung memeluk Fara dengan erat dan membisikkan kata- kata di dekat telinga Fara."i love you sayang". Fara tidak menyahut perkataan dari Rangga. Fara lebih memilih melepaskan pelukan rangga sambil berkata, " kak di lihat anak- anak dan bunda malu kak lepas ya dan mari kita ngobrol saja". Rangga mulai melepaskan pelukannya dan duduk di samping fara.bunda ambilkan minum dulu ya nak Fara tunggu sebentar. bundanya Rangga langsung beranjak pergi ke dapur. sambil berjalan kedapur bundanya Rangga bergumam sendiri " Pepet terus Fara dan jangan sampai lepas Rangga. bunda ingin mempunyai menantu yang baik seperti Fara". bundanya Rangga memang sangat menyayangi Fara sejak dulu. sedangkan di ruang keluarga, Tantri dan Deni sangat begitu manja mencari- cari perhatian dari Fara. Tantri sedang asyik bercerita dengan tiduran di pangkuan Fara. Fara sangat bahagia melihat senyuman yang tertampil di bibir Tantri. sedangkan Deni selalu menggenggam tangan Fara di saat sedang bercerita. Rangga yang melihat kedekatan antara Tantri, Deni dan Fara sangat merasa bahagia karena bagi Rangga Fara memang orang yang tepat untuk menjadi mama dari Tantri dan Deni. NB:bagi teman- teman tolong selalu dukung saya untuk lebih semangat menulis ceritanya dan semoga menghibur teman- teman sekalian.?
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD