Sembagi mondar mandir di ruang pemeriksaan. Dia semakin merasa ada yang tidak beres pada dirinya. Dia juga begitu yakin bahwa jiwanya telah memasuki tubuh yang salah selama ini. Pantas saja selama ini dia selalu merasa tidak sejalan antara pikiran dan tubuhnya. Benar kata dokter, yang hilang hanya ingatannya sementara insting dan perasaannya tidak sepenuhnya hilang. “Kenapa kepala gue tadi tiba-tiba sakit banget ya? Apa gue terkena radang otak? Atau ada gangguan di otak gue akibat kecelakaan waktu itu?” gumam Sembagi sembari memegangi kepalanya. “Kukira wanita ini adalah wanita yang lugu, penurut dan nggak neko-neko. Tapi lihatlah yang dituduhkan padanya sekarang? Pembobolan rekening nasabah? Kurang kaya seperti apa lagi dia sampai harus membobol rekening nasabah segala. Pasti ada yang

