Melihat wajah Murong Ke berubah karena kesakitan, Xi Yun merasakan gelombang kenikmatan di hatinya. Dia menatapnya. "Apakah itu menyakitkan? Jika Anda tidak tahan dengan rasa sakit ini, apakah Anda masih laki-laki?" Bibir Murong Ke membentuk senyuman, membuat alisnya terlihat lebih tampan dan cerah. “Apakah kamu benar-benar ingin tahu apakah aku laki-laki atau bukan?” "Pria c***l!" Tangan Xi Yun menariknya kuat-kuat, mengikat erat kain putih itu. “Gadis kecil, kamu belum memberitahuku namamu.” Murong Ke menertawakan tindakannya, hanya berpikir bahwa dia sangat lembut dan imut. Xi Yun mengerucutkan bibirnya dan tidak berbicara. Murong Ke tersenyum dan berkata, "Aku tidak menanyakan namamu karena aku ingin kamu mengingatku. Meskipun aku menyelamatkan lukamu, itu bukan apa-apa. Han

