Episode - 45

1113 Words

“Kamu gak ke cafe?” Reina yang baru saja menyelesaikan masaknya seketika menatap tajam Rakabumi atas pertanyaan yang dilontarkan pria itu untuk kesekian kalinya. Dia mematikan kompor, kemudian berjalan menghampiri Rakabumi yang duduk di balik meja yang berada di belakangnya. Reina memincingkan matanya, “Kamu saking gak sukanya lihat aku, jadinya terus-terusan tanya itu. Apa muka aku se-gak enak itu buat dilihat?” tanya Reina tak paham, dia menunjuk wajahnya sendiri dengan gerakan memutar oleh telunjuknya. Rakabumi mengerutkan keningnya, dia menahan senyum melihat ekspresi yang ditunjukkan Reina. “Kamu punya masalah apa sih sama saya?” tanya Rakabumi heran, dia memajukan wajahnya lebih dekat pada Reina yang langsung membulatkan mata saat berada sedekat ini dengannya. “Perasaan saya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD