Chapter 18

1148 Words

Sepulang dari mengantar Aquena dan juga Lucas, Xander tidak langsung pulang kerumah ia melajukan mobilnya menuju perusahaannya karena meeting mendadak yang diberitahukan oleh sekretarisnya. Xander memarkirkan mobilnya lalu masuk kedalam perusahaan, sepanjang lobi banyak sapaan dari karyawan yang berpapasan dengannya. Katakanlah Xander sombong karena tidak menanggapi sapaan karyawanannya, langkah kakinya semakin cepat memasuki lift yang kosong. Xander melangkah keluar saat lift sudah terbuka, membuka pintu raung meeting Xander berlalu duduk di kursi nya. "Silahkan mulai sekarang!" ujar Xander Xander menatap lurus layar proyektor didepannya. Meeting berjalan lancar tanpa kendala yang mengganggu, Xander cukup terkesan dengan presentasi yang kliennya bawakan. "Terimakasih untuk kerja sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD