13

1609 Words

“Aku tidak mau berbohong pada Kak Dave!” “Ayolah, Abs. Pleaseeee. Sekali ini saja.” Diva menggenggam tangan Abby yang tengah sibuk membersihkan meja restoran. Daniel ingin mengajak Diva keluar malam ini, dan ia tidak bisa menolaknya, tetapi ia juga tidak bisa menemukan alasan tepat yang harus diutarakannya pada Dave. Diva sudah terlalu sering berbohong pada Dave setiap kali ia keluar bersama Daniel. Dan jujur ia merasa bersalah. Dave adalah kakak laki-laki satu-satunya yang ia punya. Sejak dulu, Dave selalu menyayanginya. Memberi apapun yang Diva inginkan. Mengabulkan apapun yang Diva mau. It feels like she's cheating on him. Namun untuk pergi dari Daniel, ia juga tidak bisa melakukannya. Hampir dua bulan mereka menjalani apa yang mereka yakini benar ini. Menjalani menurut apa yang mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD