35. Keberadaan dirinya

1097 Words

Sebuah ruangan semerbak di penuhi harum obat obatan, tempat dimana seseorang mendapat kehidupan dan juga kematian. Kini kondisi Bibi Rikki memang sudah membaik untung saja Bibi Rikki langsung mendapatkan perawatan pencegahan. Airra yang sedari tadi membantu merawat dan sibuk membawakan keperluan Bibi serta Marisa sepupu Rikki kini sedang duduk di kursi tunggu. "Lucunya, dulu mereka juga sekecil itu entah kenapa bayi menjadi lebih besar ketika keluar dari rahim ibunya seperti tertiup angin." gumam Airra sambil melihat bayi yang sedang di timang oleh seorang nenek-nenek. "Sedang apa." bisik Rikki dekat sekali di telinga Airra sampai Airra merasakan hawa hangat. "Eh! duh Rikki apa sih." "Hehehe, iya iya maaf." Kekeh kecil Rikki. Rikki menatap sayu Airra yang saat ini sedang foku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD