15. Winter flower

1579 Words

"Airra," sontak ke dua pria itu menengok ke arah pusat suara. Kedatangan Airra membuat Arief lupa atas kemarahannya, Arief menghampiri Airra dengan tergesa gesa, dan tentunya berharap apa yang ingin ia ketahui, bisa ia ketahui langsung dari Airra. Tepat saat itu juga Airra reflek berjalan mundur, melihat Airra yang menghindar ketika Arief dekati membuat Arief merasa kecewa. "Airra ... dengarkan aku dulu, apa maksud dari kandungan yang di katakan Rikki?" "Apa ini juga ada hubungannya dengan Anak yang Kamu katakan itu? jawab Aku Airra," awalnya Arief ingin memegang lengan Airra, tetapi tertahan dan ia harus urungkan niatnya itu. Melihat dari sikap Airra yang seakan ingin menjauh darinya, tidak akan baik jika Arief tetap memaksakan kehendaknya. Airra bingung ketika mendengar pertanyaan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD