Pilu

1354 Words

***** Saat sampai di luar baik ivan maupun mila merasa canggung, mereka bingung harus mulai dari mana untuk membuka suara di saat mereka hanya berdua seperti ini, sikap mereka berdua sangat berbeda jauh dengan yang dulu, hanya hening saat ini, setelah di rasa sangat canggung dalam keheningan, akhirnya ivan lah yang memecah keheningan, dengan sangat hati-hati dia memulai berbicara kepada mila. "Aku pamit ya mi..eh maksudku mil," pamit ivan. "Iya kamu hati-hati di jalan, tidak usah buru-buru," jawab mila. Ivan yang mendengar ucapan mila merasa senang bukan main padahal hanya kata-kata sederhana, tapi menurutnya sangat berarti. Ada rasa tidak rela dalam ucapan mila tadi namun dia berusaha menutupinya. "Mil apa setelah ini kita masih boleh bertemu?" tanya ivan hati-hati. "I i iya boleh,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD