BAB 39

1574 Words

Di satu ruangan lainnya yang diperuntukkan sebagai tempat berkumpulnya para pria, terlihat kedua calon mempelai yang telah rapi dengan setelan jas putihnya yang menambah kharisma keduanya. Namun sayang, salah satu diantara mereka terlihat begitu kelelahan hingga tak banyak mengeluarkan suaranya. "Bang, belum akad udah lemes aja!" Tegur Radit pada calon kakak iparnya, Alvaro. "Coba lo jadi gue, Dit! Cuma dua minggu ngurusin persyaratan izin nikah dari kantor yang seabrek, belum lagi sidangnya. Hectic banget! Untung dikasih cepet."  Dua minggu ini Alvaro memang tak banyak menyiapkan keperluan pernikahannya sendiri. Waktunya tersita dengan urusan perizinan kepolisian yang cukup banyak dan memakan waktu. Bahkan Renata pun kesehatannya sempat drop beberapa hari yang lalu karena padatnya jadw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD