Bab 49 Ibu Mertua PoV Berita penangkapan Hamdan cukup mengejutkanku. Sari datang ke rumah sambil menangis karena ternyata selama ini Hamdan bermain serong di belakangnya. Awalnya aku tidak percaya dan mengira itu hanya akal-akalan Sari saja agar terlepas dari Hamdan karena statusnya sekarang ialah Narapidana. Namun, semua foto dan video yang tersimpan dalam file gawai anak sulungku itu cukup membuatku terkejut. Aku tidak mungkin lagi meminta pada Sari untuk menutupi cicilan utang Hamdan ke Bank, apalagi dia baru saja tersakiti. Akhirnya, hanya pasrah menunggu keadaan. Kasus Hamdan sudah sebulan berlalu. Mau tidak mau, aku harus mulai berhemat karena pasokan keuanganku semakin menipis. Hanya dari Melda dan Hadi kini uang bulanan yang masih mengalir untukku. Ajeng sesekali memberi, tapi

