Chapter 47

1354 Words

Bab 45 Author PoV Alka menatap si Bapak penjual rujak itu. Dia mengerutkan kening heran. “Bapak seperti kenal dia?” tanya Reyhan melontarkan pertanyaan. Bagaimanapun dia cukup penasaran. “Saya dulu teman dekat ayahnya. Tapi sekarang sudah berhenti. Dunia hitam itu hanya bikin lelah. Lebih baik jualan rujak saja, walau uang tidak seberapa tapi hati tenang, Mas,” ujar lelaki itu sambil tersenyum. “Oh seperti itu? Hmmm … karena Bapak sudah menolong saya, bolehkah saya menyimpan kontak Bapak? Setidaknya kalau ada rezeki, saya bisa undang Bapak main ke tempat tinggal saya,” ucapnya. “Silakan, Mas,” ucapnya. Lalu dia menyebutkan setiap digit nomor ponselnya. Setelah bertukar kontak nomor. Alka bergegas melanjutkan perjalanan menuju restoran utama di mana Gibran berada. Diparkirnya sepeda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD