Bab 8 Di saat tengah menyiapkan pakaian untuk sang suami, Aurora mencoba membuka percakapan. Dia berbicara tanpa memandang sang suami. "Perlengkapanku habis, apa aku boleh pergi ke luar?" tanya Aurora pelan. Antonio yang tengah mengancing kemeja, lantas mengangkat wajah. "Minta saja pada pelayan untuk membelikan." Aurora menghela napas pendek dan memejamkan mata sesaat sebelum berbalik badan. Ia tengah mengatur hati supaya bisa membuat Antonio luluh. "Kenapa tidak kamu saja yang menemaniku?" tanya Aurora. Antonio tersenyum tipis. Dia merah jas yang menyampir di lengan Aurora lalu memakainya. "Kamu tahu aku selalu sibuk, bukan?" katanya. Aurora mengangguk dengan wajah sendu. "Kalau begitu izinkan sekali saja aku ke luar. Aku ingin berbelanja. Toh, para pelayan dan sopir juga menganta

