Part 21 Hanya Bercanda

1014 Words

"Aku takut menghadapi semua ini sendiri." "Kau tidak sendiri. Ada keluargamu yang selalu mendukungmu. Ada Alyta yang sangat menyayangimu. Ada teman-temanmu yang akan selalu menyemangatimu. Dan juga ...." Zack menjeda kalimatnya, sehingga membuat Tisha mendongak menatapnya. "Ada aku yang akan selalu melindungimu," lanjut Zack dengan mantap. Tisha menatap Zack cukup lama, hal itu mampu membuat yang ditatap salah tingkah. Bibir Tisha sedikit terbuka, seakan-akan ingin mengatakan sesuatu. Namun, sebelum ada kata yang terucap dari bibirnya, terdengar suara ketukan pintu. "Permisi, Selamat pagi, Bu Tisha! Saatnya diperiksa, ya," sapa seorang dokter, yang didampingi oleh seorang perawat. "Silahkan, Dok!" sambut Zack mempersilahkan. Ia pun hendak bergeser dari posisinya, tapi Tisha menahan le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD