Apel Beracun

1061 Words

            “Tuan Putri sudah sadar?” Tanya Ruly yang melihat Aphrodite menggeliat dalam tidurnya. Aphrodite sudah tertidur sejak diserang Rafe malam itu. Ruly terus merawat Aphrodite dengan obat-obatan herbal dan sihirnya. Sekarang Aphrodite sudah tampak sehat. Apalagi sekarang tuan putrinya sudah sadar.             “Ruly? Dimana kita?” Tanya Aphrodite begitu dia membuka mata.             “Kita ada di daerah perbatasan Oriana. Daerah pesisir. Disini aman dari makhluk supra natural. Jadi tuan putri tenanglah.” Jawab Ruly. Gadis itu menyodorkan sepotong roti untuk Aphrodite. “Maaf tuan putri, hanya ini yang bisa saya sediakan. Kita tidak punya banyak uang sekarang.” Kata Ruly.             “Tidak apa-apa Ruly. Ini sudah lebih dari cukup. Terima kasih sudah merawatku.” Kata Aphrodite tulus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD