"Fan, makasih ya lo udah mau bantuin gue bujuk Raisa," ujar Andre tulus. Saat ini ia dan Ikfan masih setia duduk di sofa ruang utama panti sebari menunggu Alysa dan Raisa kembali. Ikfan tersenyum. "Gak usah bilang gitulah! Kita ini 'kan sahabat, toh gue gak bantu apa-apa ko. Ini saran dari istri gue, dan dia juga yang udah berhasil bujuk Raisa, bukan gue." Andre mengangguk. "Iya gue tau, tapi gue tetep harus berterima kasih sama lo," "Iya-iya, semoga aja ya Raisa mau maafin lo." Andre kembali mengangguk. "Iya, semoga." ▪▪▪▪▪▪ Di tempat lain, nampak dua orang perempuan berjilbab syar'i masih duduk di bangku yang berada di taman belakang panti. Keduanya terlihat begitu serius, bahkan sampai-sampai keduanya seolah melupakan hal yang lainnya. "Jadi apa alasan kamu jika kamu udah tau sem

