Extra Story : Recruitment

3251 Words

Mulutku merenggut keras, mengucap pelan walau sayup tak terdengar. “Si b*****t itu...” Sesosok perempuan menatapku dari balik cermin. Iris mata berwarna hijau miliknya seakan berpendar di bawah lampu temaram. Sebuah pandangan siap mengiris siapa pun yang berhati lemah. Yulia Fransiska, itu nama pemberian orang tuaku. Dari dulu, aku sering dikenal sebagai perempuan yang tak ramah. Rambut panjang sebatas pinggul menggelayut bebas di punggungku. Kucuran air di wastafel terasa dingin membasahi tangan. Tak peduli berapa kali aku membasuh wajah, tetap saja sebab di mata ini sulit sekali untuk dihilangkan. Oleh karenanya, kontak lens hijau itu kulepas walau hanya untuk sementara. Hari demi hari berlalu begitu saja. Rasa gundah kental menyelimuti kalbu tiap kali aku teringat Dian. Tidak, t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD