Dylan mencoba memghubungi beberapa orang temannya yang memang memiliki kemampuan hacker. Dia berniat untuk mencari tahu siapa pengirim e-mail misterius padanya kemarin malam. Semua karena usaha untuk mencari tahu jati diri orang itu menemukan jalan buntu hingga membuatnya dengan sangat terpaksa harus menghubungi teman-temannya yang memiliki keahlian itu. "Kenapa, Bro?" tanya Wisnu saat melihat Dylan tengah memandang langit-langit ruang kerjanya di salah satu caffe miliknya yang masih berada di Ibu kota. Hari ini Bianca memang mengizinkan Dylan untuk bekerja seperti biasanya dan berjanji tidak akan mengganggu Dylan dengan menyusulnya ke tempat kerja. Perlahan, Bianca mulai yakin jika pekerjaan yang dilakukan oleh suaminya tidak akan membuat dia kehilangan waktu untuk bersamanya.

