Tiga Puluh

1020 Words

Dylan menatap manik Coklat milik Wisnu, dia masih menanti penjelasan lebih jauh dari temannya itu. Sebenarnya Dylan memahami dan mengerti dengan kata-kata Wisnu tadi, tapi dia ingin mendengar penjelasan lebih jauh darinya secara langsung hingga membuat dia yakin bahwa pemahamannya memang benar. "Emosi Bianca sangat-sangat tidak stabil, bahkan lebih parah dari sebelumnya. Kata pernikahan membawanya pada kenangan masa lalu yang begitu menyakitkan bagi tubuhnya dan pikirannya. Loe taulah Dyl, namanya pernikahan pasti erat kaitannya dengan s**s dan loe tau masa lalu dia bagaimana," kata Wisnu setelah terdiam selama beberapa saat. Dylan menganggukkan kepalanya penuh arti. Dari kata-kata Wisnu barusan sudah menjadi jawaban bahwa pemahaman dirinya memang benar adanya. Kecerobohan da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD