Kenyataan pahit 2

1806 Words

HARI ini sudah tiga minggu setelah kejadian malam pertamaku dengan Shakir. Siang itu, aku memutuskan untuk kembali ke Jakarta bersama Leon, tanpa meminta izin dari Shakir. Untuk apa? Toh dia pun menghilang di kamar kami, aku gak tau kemana dia pergi setelah membuatku hancur. Jakarta. Aku terbangun dari tidurku, aku melirik jam di dinding. Sudah jam delapan pagi. Aneh, tak biasanya aku bangun setelat ini, hari ini juga sudah tiga minggu Shakir tidak pulang ke apartemen kami. "Kenapa dia yang seolah menghindar? Bukankah aku lah yang jadi korban disini? Dasar pria aneh." Seperti biasa, aku menjalani rutinitas bersiap-siap untuk berangkat ke Cafe. Aku memang kekeuh sangat tidak ingin keluar dari pekerjaanku itu. Walaupun Shakir sudah melarangku karena katanya bikin dia malu. Aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD