Rumaysha memegang erat koper milik Ardan. Perempuan hamil itu benar-benar tidak mau melepaskan koper milik suaminya. Tugas dari sang papa terpaksa membuat Ardan harus meninggalkan istrinya selama 1 pekan penuh karena urusan pekerjaan. Ini pertama kalinya dan Rumaysha tidak bisa membiarkan Ardan pergi. Dia begitu ketergantungan dengan kehadiran seorang Diardan Mayen Algafka Masih dengan koper yang disembunyikan di balik tubuhnya, seperti anak kecil yang tidak mau mainannya diambi,. Rumaysha berupaya keras untuk menjauhkan koper hitam ini dari jangkauannya suaminya. “Sayang,“ panggil Ardan mencoba memberi bujukan. Sayangnya Rumaysha tidak goyah. Dia malah semakin mengeratkan pegangannya pada koper hitam milik Ardan. Kekanak-kanakan memang, tapi Rumaysha tidak punya pilihan lain. “Kakak

