CEO Yang Mempesona

917 Words
Dengan perjuangan yang cerdas dan berwibawa, Achaer berhasil merebut posisi CEO di sebuah perusahaan. Keberhasilannya ini membuatnya dianggap layak oleh Mr. Derino, sang pemilik perusahaan, yang memberikan salam perkenalan dengan senyuman lebar. Dalam interaksi mereka, Mr. Derino memberikan ungkapan keyakinannya bahwa Achaer mampu menjalankan tugasnya sebagai CEO dengan baik. Achaer, dengan percaya diri, menjawab ucapan Mr. Derino dengan rasa terima kasih dan menyampaikan kegembiraannya bisa berkontribusi di perusahaan tersebut. Dalam menjalankan tugas dan misinya, Achaer berusaha untuk menemukan jejak setan yang menyamar di dalam organisasi tersebut. Puncak ketenaran Achaer terlihat di kantornya yang sekarang. Keberadaan seorang CEO baru yang sangat mempesona menjadi buah bibir di kalangan karyawan. Kemampuan Achaer tidak hanya terletak pada kecerdasannya, tetapi juga pada penampilannya yang tampan. Tidak dapat dipungkiri bahwa daya tarik fisik Achaer tidak diragukan lagi. Ia juga memiliki karisma yang membuat banyak orang terpesona ketika berada di hadapannya. Namun, keberadaan Achaer sebagai CEO bukan hanya mengenai penampilan belaka. Dia memiliki tugas besar untuk menjalankan perusahaan dengan baik. Dengan pengetahuan dan keahliannya yang cerdas, Achaer berusaha untuk memimpin perusahaan ini ke arah yang lebih baik. Dia melibatkan dirinya dalam pengambilan keputusan penting, bekerja sama dengan timnya, dan menjalin hubungan yang baik dengan karyawan dan mitra bisnis. Achaer juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah internal perusahaan, terutama dalam mengidentifikasi setan-setan yang menyamar di dalam organisasi. Dengan kecerdasannya, dia mampu melakukan analisis mendalam untuk membongkar praktik-praktik buruk dan memperbaiki sistem yang tidak efisien. Langkah ini akan menjadikan perusahaan lebih kuat, terpercaya, dan memungkinkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sebagai seorang pemimpin, Achaer juga memiliki tanggung jawab moral dan etika untuk memberikan contoh yang baik bagi karyawan lainnya. Ia menunjukkan dedikasinya terhadap perusahaan dengan bekerja keras, berkomitmen, dan berintegritas tinggi. Semua ini penting untuk menciptakan budaya kerja yang positif, profesional, dan saling mendukung. Dukungan dan kerja keras Achaer sebagai CEO baru di perusahaan ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif dan kemajuan yang signifikan. Dengan kepemimpinan yang mantap, integritas yang tinggi, dan kecerdasannya yang cerah, Achaer siap menjalankan amanah yang dipercayakan padanya dengan baik. Semoga perusahaan ini dapat berkembang dan mencapai tingkat kesuksesan yang lebih tinggi berkat kontribusi dan dedikasinya yang besar. Sebagai CEO baru, petualangan nya pun di mulai! ☆☆☆☆☆ Sore. Dikampus ternama. Para mahasiswa-mahasiswi menerima pengumuman penting. Bahwa mereka seangkatan akan berkunjung ke sebuah perusahaan terkenal bernama Golden Derino Inc. Sebuah perusahaan besar dengan gaji karyawan yang tentu saja mahal tersebut. Perusahaan internasional yang sangat terkenal. "Aku sangat semangat untuk kunjungan ke perusahaan!" kata seorang gadis cantik berambut hitam panjang. Mata nya yang sebiru langit menatap gadis gemuk berperawakan lucu di sebelahnya. "Shanon, aku tau kamu emang cewek paling smart di kampus. Mungkin setelah lulus kau akan di terima di perusahaan itu." dukung Betty gadis gemuk dengan wajah chubby. "Lagi pula minggu depan kita kunjungan, mudah-mudahan ada bos ganteng!" kata Betty tertawa centil. gadis gemuk itu berkata dengan suara cempreng. "Hey apa yang kalian bicarakan?" kata seorang dosen killer pada mereka berdua. Mr. Green seorang dosen yang terkenal disiplin dan killer pun tak suka ada murid yang ngobrol di kelas "Oops!" kata Shanon dan Betty berbisik. "Shanon, Betty, karena kalian sudah ngobrol di kelas dan melanggar aturan. ada hukuman ringan untuk kalian berdua!" kata Mr. Green dengan nada judes. "Maafkan kami mister, kita tak akan mengulangi lagi" rengek Shanon. Sambil menunjukan kesedihan di wajah cantik nya. "Tidak ada tawar menawar!" kata Mr. Green. "Apa yang harus kita lakukan Mr. Green?" tanya Betty. "Kalian harus merangkum isi kunjungan kita di perusahaan lalu kalian harus minta tanda tangan CEO perusahaan!" kata Mr. Green tegas. "APA? TANDA TANGAN CEO???" kata Shanon dan Betty panik. "Benar! jika tidak... kalian berdua tak lulus pelajaran kuliahku!" ancam dosen killer itu. Membuat kedua gadis itu kaget. "Apa? ga lulus?" kata mereka berdua. "Benar!" ancam dosen killer itu. "Kalian harus di hukum karena ngobrol di kelas pas jam kuliahku!" kata dosen nya. Shanon dan Betty terdiam lemas. Dia tau Mr. Green emang dosen killer dan tak main main kalau ngasih hukuman. Shanon gelisah IPK nya selalu cumlaud. Dia tak mau tak lulus pelajaran kuliah. Bagi Shanon dia harus lulus dengan IPK cumlaud agar bisa di terima kerja di perusahaan besar dengan gaji mahal! sekarang gadis itu memikirkan hukuman yang akan di terima dari dosen killer dan disiplin. "Baik Mr. Green" jawab mereka bersamaan sambil memikirkan yang terburuk yaitu ga lulus pelajaran kuliah. "Semoga aja CEO nya ganteng!" bisik Betty dengan nada genit nya. "SSSHHH!" bisik Shanon pada sahabat lucu nya. Mereka pun tak berani ngobrol di kelas. Selama jam pelajaran kuliah berlangsung. Lagipula di sebuah gedung mewah. Achaer tak kunjung menemukan mahluk setan yang menyamar. CEO itu pun berusaha semampunya untuk membela kaum nya yaitu bangsa malaikat dari kehancuran. Segel Takdir. gumam malaikat tampan itu. Seperti nya tak jauh dari sini. Achaer berkata dalam hati. Aku harus menemukanmu. Bagai mana jika mahluk setan mencegat jejak ku? batin Achaer kebingungan. Ini adalah tugas yang sangat darurat. Malaikat tampan itu masih betpikir. Di gedung. Beberapa mahluk setan berkeliaran. Mereka menyamar jadi manusia yang normal. Malaikat itu pun mulai mendeteksi dengan insting malaikat nya. Segel Takdir. Ternyata... semakin dekat. Semoga usahaku tidak sia-sia. batin Pangeran ganteng itu mantap. Dia tau urusan dia di bumi tidak main-main. Para kaum setan merencanakan yang terburuk pada kaum malaikat. Achaer tau itu. Malaikat tampan itu pun mulai melakukan penelitian di apartemen mewah nya yang dia sewa dengan hasil menjual kepingan emas. Aku harus membuat ramuan. Bahan-bahan nya dan alat-alat sudah kubawa dari istanaku. Aku akan membuat Ramuan Pelacak! kata malaikat itu dalam hatinya. Achaer pun mulai berpikir cerdas.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD