"Oke Daddy!" Aku hanya menuruti apa yang di perintahkan dan di katakan oleh Tae Haa, dan tiba-tiba saja ia benar-benar tertidur sepertinya memang sudah mengantuk. "Ih nyebelin banget, aku di tinggal tidur," gumam aku setelah melihat Tae Haa yang benar-benar memejamkan matanya. Beberapa menit kemudian. Tae Haa sudah berbaring dan tidur diatas kasur, aku juga sudah menyelimuti tubuhnya lalu mengecup keningnya. "Selamat malam Daddy!" Aku mengatakan itu dengan senyum lebar dan penuh semangat. Entah kenapa aku seperti bersemangat ketika Tae Haa inap disini, aku juga ingin kembali tidur namun tiba-tiba saja perutku bunyi. "Kenapa kamu bunyi jam segini," gumam aku sedikit cemberut. Sebenarnya aku ingin sekali kembali tidur dan memeluk Tae Haa, tapi perutku terus-menerus berbunyi. Aku jug

