"AKU BUKAN w************n SEPERTI YANG KAU BICARAKAN TUAN!" teriak aku seperti berada di hutan, aku benar-benar enggak suka di bilang w************n karena aku bukan seperti itu. Saat ini aku hanya membutuhkan uang untuk melunasi hutang-hutang adikku, kalau memang dengan cara seperti ini aku akan mendapatkan uang tidak masalah. Setidaknya aku bisa melunasi hutang adikku dan menghilangkan satu beban. "Kenapa kau marah?" Tae Haa mencekam tanganku membuat aku merintih sakit dan menundukkan kepalaku. Tae Haa langsung menarik aku seperti menyeret aku menuju tempat tidur. Tae Haa langsung meniduri aku di atas tempat tidur. "Tu---Tuan," aku benar-benar gugup saat dirinya membawaku ke atas tempat tidur. "Diam, aku ingin mencoba kamu!" Tae Haa ingin melepaskan dress yang saat sini aku gunakan.

