Pagi ini, yuna sudah siap dengan gaun berwarna baby blue sepanjang lututnya. Rambutnya sengaja dia gerai, dan makeup tipis seperti biasanya. Hari ini bobby menghubunginya untuk bertemu. Sepertinya ada sesuatu yang sangat penting ingin bobby sampaikan pada yuna. Untung saja beberapa hari beristirahat di rumah membuat kondisinya membaik. Jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Yuna menuruni tangga lalu langsung berjalan menuju ke arah pintu. Dia tidak ingin sarapan pagi ini, karena pemandangan yang ada di meja makan sudah cukup membuatnya kenyang. Aimmar melihat yuna yang berjalan dengan santainya, seakan dia tidak melihat dirinya. "Kau mau pergi kemana ?" Tanya aimmar sinis, membuat langkah yuna langsung terhenti. “Kenapa ?” Bukannya menjawab yuna justru memberikan pertanyaan lain, me

