Chapter 24

2460 Words

Aliana menatap punggung Adam yang terlihat sibuk di dalam kamarnya. Ia lantas tersenyum kecil, beberapa saat yang lalu lelaki itu menyuruhnya untuk menunggu di depan pintu kamarnya. Namun, ia terlalu penasaran untuk menuruti perintah Adam. Dan Aliana tentu akan menyesal jika tidak melihat pemandangan di hadapannya kini. Adam sedang sibuk memunguti baju - baju yang berserakan, lelaki itu terlihat bingung bahkan sampai tidak menyadari Aliana yang sudah berdiri di ambang pintu.             “Perlu bantuan?” goda Aliana yang membuat Adam menoleh seketika. Lelaki itu tampak sangat terkejut, dan Aliana entah mengapa sangat menyukai ekspresi Adam yang baru kali ini ia lihat.             “Kan gue bilang, tunggu depan pintu,” seru Adam dengan wajah antara kesal dan salah tingkah. Lelaki itu lanta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD