Bab 15

2759 Words

Hidup tidak pernah memaksamu menjadi sesuatu. Kecuali kau punya mimpi, dan melakukan pergerakan untuk mewujudkannya.   Sering kali kita berkeluh kesah dalam suatu kondisi. Tidak jarang pula sering memukul rata kesalahan diri pada ruang dan waktu yang tidak tepat. Bahkan takdir juga tak luput untuk disalahkan karena tidak sesuai dengan keinginan. Ribuan pertanyaan yang sering kali muncul bila hal itu terjadi adalah mengapa kita sulit sekali bahagia? Padahal bila kita memandang orang lain, hampir setiap saat senyuman menghiasi bibir mereka. Lalu mengapa hanya awan hitam yang hadir dalam hidup kita sendiri. Jika sudah terjadi pemikiran seperti ini, kembali kita cermati dalam-dalam pemikiran kita ini. Seringnya kita melihat kebahagiaan seperti layaknya sebuah pelangi. Tidak pernah berada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD