Drama Kembar Yang Tertukar

2535 Words

"Walikota? Gak langsung gubernur, Pan?' Opa bertanya demikian karena merasa Pandu telah mampu memikul jabatan itu. "Mau habiskan dua periode dulu, Opa. Baru kemudian gubernur." Ia dipanggil Opa. Ya tak sendiri. Banyak juga kok para sepupu istrinya yang datang. Yang diundang memang hanya para lelaki. Para perempuan? Anne dan Maira kan baru melahirkan. Jadi mereka ke rumah sakit untuk melihat anak bayi yang baru lahir. "Gubernur satu periode?" Pandu terkekeh. "Ada apa, Opa?" Ia jelas bertanya. Karena Opa tampak tak seperti biasanya. Opa berdeham. "Kamu tahu kalau Opa kurang srek dengan presiden sekarang. Semuanya amburadul." Ya ia juga sudah tahu. Ia juga berusaha keras. Tapi kan posisinya sekarang itu hanya sebatas jadi walikota ya. Walikota di Jakarta. Belum gubernur. Ia ingin pel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD