Di dalam mimpinya, seseorang datang dengan senyum sumringah. Dengan wujud yang masih sangat muda. Masih sangat bugar. Tak ada tampak-tampak kesakitan. Tidak seperti yang oma lihat di layar. "Rasanya aku belum pernah mengucapkan selamat untuk kalian." Karena ia pergi sebelum Fiandra dan Adhi menikah. Sakit hati pasti ada. Tapi kan sudah lama. Ia juga menemukan cinta yang baru walau hanya sesaat. Ia tak pernah meratapi takdirnya hanya karena cinta yang belum sempurna ia temukan. Ia tak pernah menyesali hidup sendiri. Sejauh ini, ia berbuat yang terbaik dengan caranya sendiri. "Aku tak pernah bisa mengandalkan hukum di dunia, Fi." Ia bercerita sendiri tentang segala ha yang ia perbuat. Ya termasuk urusan Romi dan berbagai kejahatan yang ia tumpas dengan caranya. "Kalau aku duduk diam d

