Fadiya turun dari mobil. Ia sudah sampai di parkiran golf. Kemudian membawa barang-barangnya. Ia sudah rapi dan tampak cantik sekali. Beberapa orang menyapanya. Ia hanya tersenyum tipis. Kadang juga melambaikan tangan. Ya tergantung siapa yang ia kenal dulu. Kalau yang tak begitu tahu hanya cukup dengan sebuah senyuman. Tiba gilirannya untuk main, ia hanya ditemani para ajudan. Ya berbeda dengan Fiandra yang ogah ditemani para ajudan, Fadiya justru selalu bersama mereka. Biar merasa lebih aman juga. Meski ia selalu menyetir mobil sendirian. Mereka pasti akan ada di depannya atau di belakangnya. Perubahan drastis Fadiya memang dipantau terus oleh anaknya. Karena mereka memang merasa cukup aneh. Meski ya perubahan positif ini justru hal yang bagus. Karena ia sibuk memperbaiki kapasitas

