Chapter 14 ; “Married?”

1183 Words

Hana duduk di sebuah sofa yang terletak di ruang tengah di lantai satu. Ia sedang sibuk mengobati lukanya. Sesekali Hana meringis menahan perih yang menusuk kulitnya. Setelah selesai mengobati lukanya, Hana membereskan obat-obatan yang dipakainya tadi, ia meletakan obat-obatan itu kembali kedalam lemari P3K. Hana kembali duduk di sofa tadi, matanya melirik jam dinding yang terletak di hadapannya. Jarum jam itu menunjukan pukul sebelas malam.   "Kenapa dia belum pulang juga?" Hana menghela nafas beratnya. Ini sudah malam dan Tao belum kembali.. Saat makan malam tadi. Tao tiba-tiba mendapatkan sebuah panggilan yang mengharuskan dirinya pergi ke studio dimana pria itu bekerja, Hana menyalakan televisi di hadapannya, berharap agar televisi itu menjaganya dari kantuk yang telah menyerangnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD