Aku tergila-gila padamu dari awal aku melihatmu!
*****
Prolog
Inilah hari pertamaku masuk SMA. Dan masih belum kenal banyak teman .Tapi Untung nya aku sudah punya teman yg ku kenal dari SMP.
Ok,pertama kenalkan namaku SARAH FLORENCIA BRAMASTY. Biasa dipanggil Ara.
Aku anak tunggal dari keluarga BRAMASTY. Papaku bernama
RIZA BRAMASTY dan mamaku bernama NATALIA ANGELINE BRAMASTY.
Seperti yang kalian dengar aku adalah satu satu nya keturunan keluarga BRAMASTY.Tapi semua kekayaan yang ku miliki tidak bisa membuat ku bahagia. Aku hidup dengan kekurangan kasih sayang.
✨✨✨
MOS
Kata orang aku itu cewek pemberani ,pandai dan jangan lupa aku juga cantik.Baru MOS hari pertama aku sudah punya teman dikelompokku.kalian pasti heran kenapa aku tidak bersama teman2 ku? Jawabannya karena aku dan teman-temanku beda kelompok.Dalam hal pertemanan aku ngk suka milih milih , karena bagiku semua sama saja. Entah mereka kaya/miskin,pandai/bodoh , perempuan/laki-laki yang penting mereka baik dan gak macem- macem.
Setelah perkenalan diri dan kegiatan MOS lainnya berlangsung, akhirnya bel istirahat pun berbunyi.
Teetttt.... Teeeetttttt....Teeettttt...
Aku berjalan mencari teman teman ku yang 9 lagi ,Ya memang kami biasa disebut THE TEN.
"Huh,,, Akhirnya bel juga." kata Chelsea dengan nada sok imutnya.
Aku dan Stevany langsung memutar bola mata malas , karena sikap Chelsea yang super duper pemalas itu.
"Kalo Lo ma maunya nggak sekolah aeeee." Ledek Stevany karena tidak suka dengan sikap Chelsea yang pemalas itu.
"Alah bacot Lo ,kayak Lo nggak aja."Balas Chelsea sambil menjulurkan lidahnya.
"Lo ___
Belum sempat Steffany berbicara Gue langsung mempelototinya dengan tatapan tajam ku , sehingga dia tidak berani melajutkan kata katanya.
"Eh anjirrrrrr kalian berdua mau ribut sampai Ipin tumbuh rambut pun ngk akan selesai ini, Kalo masih mau bertengkar yaudah lanjutin gue mau kekantin aja laperrrrr" kata Ara lalu berlalu pergi ke temuan-teman nya yang lain.
Pada saat jalan menuju kantin
gue ditabrak seorang cowok, sampe pundak gue kesakitan. Cowok itu bukan nya minta maaf eh malah nyelonong gitu aja.
Akhirnya gue pun sampai di kantin dan disana sudah ada teman-temanku yang lain .
"Hai guys.."sapaku pada ke 7 teman-temanku itu.
"Lama bener Lo "balas Ray.
"Tah iya kita sampe belum makan ini."kata Rey kembaran Ray dengan wajah cemberut nya yang kelewatan batas.
"Eh kambeeng yang nyuruh kalian nungguin gue sahak?"Tanyaku dengan alis yang sedikit dinaikkan.
"Woiiiii mau sampe kapan debat neng ,jangan sampe Lo Lo pada yang gue makan!!!"bentak Audrey dengan wajah sangarnya seperti benar benar ingin memakan teman2 nya itu.
"Eitssss selowww mata lo lemesin dulu bro,okok gue ceritain tadi gue nungguin Chelsea sama Stevany bertengkar karena saking lapernya gue ,gue pun ninggalin mereka berdua , trus tu pas lagi jalan ada cowok yang nabrak gue sakit banget njirrr , bukannya minta maaf malah nyelonong pergi aja kan sebel gue ."jelas ku pada mereka.
"Kasihannnnnn"ledek Bianca sambil tertawa terbahak-bahak.
"uuu cup cup,,,btw cowok nya ganteng gak?"tanya Alice.
"Yeuuu dasar Lo kalo cowok aja nyambung otak Lo"balas Carla menoyor kepala Alice.
"Ya ampunnn ngk disini ngk disana berdebat mulu , pusing gue"balasku karena capek melihat perdebatan setiap hari.
"Ok cowoknya lumayan ganteng udh itu aja "balasku lagi sebelum teman-teman ku kembali berdebat.
"Ohh yaudah mending sekarang kita makan aja Kuyy,gue udh laper banget ni."giliran Anes yang berbicara.
Dia memang yang paling dewasa pemikiran nya dibandingkan dengan teman-temannya, Sehingga semua yang dikatakan nya selalu dituruti oleh teman teman nya.
"Ok kuyyyy,dari tadi kek"jawab Alice sambil memasukkan bakso yang sudah dipesan tadi.
Akhirnya mereka semua makan setelah disuruh Anes, mereka makan hanya terdengar bunyi sendok saja karena sudah mereka biasakan makan tanpa bicara.
Tiba-tiba saat makanan mereka hampir habis , datang lah dua biang kerok.
"Woiiiiiiiiii,tega Lo ya kita berdua ngk diajak"marah Stevany kepada 8 temannya yang asik makan itu.
"Tul tu masak Chelsea yang udah kurus gini dibiarin ngk makan sih "Sungut Chelsea sambil memajukan bibirnya beberapa centi.
"Yeee siapa suruh berdebat terus,kalian kira gue hakim apa bisa selalu nyelesain masalah kalian"Balasku sambil menghabiskan minum ku.
"Udah-udah ,Lo berdua makan roti aja untuk ganjal lapar , soalnya udah ngk keburu nih"kata Anes memberi solusi.
"Betul tu, lagian lo berdua debatnya setengah jam cukkk"lanjut Bianca.
"Dia yang salah "kata Chelsea menujuk Stevany.
"Enak aja Lo kali yang salah "balas Stevany tak terima.
"Lo"
"Lo"
"Lo"
"Woiiiiiiiiii mau sampai kapan njirr ,,,,, bunuh aja gue disini Stev "Teriakku sambil menjambak rambut ku dan mengeluarkan pisau cutter kecil dari belakang casing hp ku,ya memang aku selalu menaruh pisau disana.
"We we we ,santai kk jangan pake kekerasan kan kalo mati masal bersepuluh ngk lucu kk ,gue masih belum siap kk,masih mau ngerasain nananininunu dulu kk,"kata Alice mulai ngelantur dan dibalas dengan pelototan tajam dari Ara.
"Udah Ara masukin dulu pisaunya"Suruh Anes
Lalu diangguki oleh Ara.
Teett...Teett...Teett...
Bel masuk pun berbunyi.
"Yahhh masukkkk " Rengek Chelsea yang kelaparan.
"Udahlah ayok aja bentar lagi pulang nyo ,tahan lapar 1 jam ngk akan buat Lo mati kali."balasku lalu diangguki oleh semua teman teman ku kecuali Chelsea,dia hanya menunjukkan wajah cemberut nya sedangkan Stevany dia terbiasa makan terlambat.
Akhirnya mereka sampai di kelompok masing-masing.
"Hai Amel"Kataku menyapa Amel cewek yang baru kukenal dari awal MOS .
"Hai juga Ra ,darimana aja lo?" Tanya Amel.
"Oh itu tadi makan sama temen gue yang 9 itu loh"jelas ku padanya. Amel yang mengerti pun hanya membalas nya dengan ber oh- ria.
Akhirnya MOS hari ini selesai juga.
Teeett..Teett..Teeett....
Bel pulang sekolah pun berbunyi.
Ara dan teman2nya sedang menunggu jemputan nya di halte sekolah.
"Bye my friends ku yang very crazy." Pamit ku karena sudah dijemput oleh supir pribadi ku,sebelum mereka berubah menjadi macan aku langsung melajukan mobil ku dengan kencang.
"Dasar Ara " Kata Bianca.
Sesampainya dimansionnya ,eh mansion orang tuanya Ara maksudnya:).
Ara langsung membersihkan badannya yang sudah sangat lengket .
"Huh akhirnya,,,ngantuk banget ni gue" kataku sambil membaringkan tubuh ku di atas Queen Size kesayangan.
"Ngomong ngomong cowok yang tadi nabrak gue itu siapa ya?hmmm lumayan ganteng sih hehehe"gumam Ara dikamar nya setelah cukup lama berfikir akhirnya Ara memutuskan untuk tidur saja.
Tak lama kemudian Ara pun masuk kealam mimpinya.
✨✨✨