82. Pengharapan

1976 Words

Setelah mendengar kabar yang dokter sampaikan soal apa yang tengah terjadi pada Velove, Erwin turut mengantar. Ia sengaja mengikuti para tenaga medis yang memindahkan Velove dari ruang bersalin menuju ruang intensif care atau ICU. Dalam perasaan yang bercampur aduk, Erwin tidak bisa berpikir apalagi berucap apa-apa. Satu hal yang sedari tadi ia rapalkan dalam hati. Doa akan keselamatan sekaligus pengharapan kepada Tuhan, agar istrinya bisa selamat serta segera sadar dan kondisinya kembali normal seperti sedia kala. "Yang sabar, Win. Velove pasti sadar sebentar lagi. Kami semua yakin dia bisa melewati ini semua," kata Kendra mencoba untuk menenangkan Erwin yang tampak sekali gusar. "Iya, Win. Kamu harus kuat," sambung Randa dengan mimik wajah tampak serius. "Kalau kamu drop dan hopeless

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD