Setelah acara pemberkatan selesai, mereka istirahat sejenak, lalu meneruskan acara resepsi pernikahan di rumah Victor. Para tamu mulai berdatangan dari kalangan relasi Pak Paulo Wiliam, para dosen dan tamu terdekat lainnya seperti mahasiswa dan mahasiswi Universitas Harapan Sakti. Acara berlangsung hikmat, banyak para tamu yang ikut bahagia, kecuali Vero yang tidak hadir pada saat itu. Saat beberapa jam kemudian, acara pun selesai, para tamu pun sudah pulang. Saat Victor baru saja berbalik badan, dia merasa ada yang memperhatikannya, dia memejamkan matanya, suara tembakan terdengar dari radius dua ratus meter, arah suara itu jelas kalau peluru ditujukan pada Alona, yang saat itu ada tepat di samping Victor. Dengan cepat Victor menghadang peluru itu, dan menembus punggungnya, agar Alona tid

