Bab 26. Keraguan

1038 Words

# Wulan baru saja menutup pintu mobil ketika langkahnya terhenti. Tubuhnya menegang saat sosok itu melintas di depannya. Seorang wanita berambut panjang, mengenakan mantel gelap dan kacamata hitam besar, keluar dari pintu klinik dengan langkah tenang namun tegang. Bahu wanita itu tegak, dagunya sedikit terangkat menunjukkan sikap dan arogansinya yang sangat kentara. Wulan tidak mungkin lupa dengan sosok itu. Pandangan mereka sempat bersinggungan sepersekian detik. Cukup singkat. Namun cukup lama untuk membuat napas Wulan seakan tertahan di tenggorokannya. Bayangan saat-saat terakhir sebelum kematiannya kini berkelebat silih berganti. Perempuan itu tidak berhenti. Tidak menoleh. Langsung melangkah pergi, masuk ke mobil yang sudah menunggunya. Sementara itu Wulan masih terpaku be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD