“Cukup!” raut wajah dan nada suara Jayden terlihat jelas bahwa dia marah padaku. “Jangan lakukan apapun lagi padaku Kimberly, aku sama sekali tidak terluka atau merasa sakit. Jangan memaksakan kemampuanmu, aku tahu kau sedikit demi sedikit bisa menguasainya tapi jangan memaksakan kekuatanmu lagi.” Kulihat bola darah itu perlahan mengecil, Jayden menyerap kembali darah itu kedalam tubuhnya kemudian menyisakan chimera dengan bentuk yang tidak karuan lagi karena tulang-tulangnya sudah hancur, remuk. “Biarkan aku…sedikit saja…” aku mengulurkan tanganku pada Jayden kemudian memejamkan mataku. “Kimberly, tidak perlu…aku benar-benar tidak apa-apa,” suara Jayden tampak sangat dingin. Aku sama sekali tidak mau mendengarkannya, apa yang sedang aku lakukan sekarang ini adalah pembuktian pada diri

